Geger Video Mahasiswa Diduga Lakukan Perbuatan Tidak Senonoh di Ruang Kelas Unair
Sebuah video memperlihatkan dua mahasiswa yang diduga sedang melakukan perbuatan tidak senonoh di dalam ruangan kelas perkuliahan viral di media sosial. Informasi yang beredar menunjukkan kejadian tersebut terjadi di Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Airlangga (Unair).
Unair Dalami Kasus dan Usut Kronologi Peristiwa
Pihak Unair telah mengonfirmasi bahwa video tersebut benar terjadi di kampus mereka. Saat ini, Universitas Airlangga sedang mendalami kasus tersebut melalui Komisi Etik untuk mengusut kronologi dan fakta di lapangan secara menyeluruh.
“Memang dari pihak universitas membenarkan adanya informasi yang beredar dan saat ini tetap kami proses melalui Komisi Etik untuk mendalami apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kronologinya,” kata Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair Pulung Siswantara.
Selain mendalami peristiwa dugaan tersebut, Unair juga sedang menelusuri asal-usul video tersebut, proses perekaman, dan penyebarannya di media sosial. Pihak Unair menegaskan bahwa hasil investigasi Komisi Etik akan menjadi acuan utama dalam menentukan langkah selanjutnya, termasuk sanksi terhadap pihak-pihak yang terlibat.
“Untuk sanksi juga masih menunggu hasil pendalaman tersebut,” ucap Pulung. Ia juga meminta agar semua pihak menahan diri dan menghormati proses pemeriksaan yang berlangsung agar keputusan yang diambil nantinya bersifat objektif dan adil.
Unair Tegaskan Pentingnya Etika dan Moralitas di Lingkungan Kampus
Pulung menambahkan bahwa Unair memiliki visi “excellence with morality” yang menekankan pentingnya keunggulan dalam pendidikan sekaligus nilai moral dan etika yang harus dijaga selama berada di lingkungan kampus. Universitas tersebut juga telah memiliki mekanisme pencegahan pelanggaran etika, termasuk jalur pelaporan yang dapat diakses oleh seluruh warga kampus.
Untuk saat ini, Unair terus melakukan investigasi lebih lanjut terkait video mahasiswa yang diduga melakukan perbuatan tidak senonoh di ruang kelas. Semua pihak diharapkan dapat memberikan kerjasama penuh dalam proses ini untuk kepentingan kebenaran dan keadilan.




