Penggerebekan Kantor Terkait Judol di Jakarta Barat: Fakta-fakta Terbaru
Pada Kamis (7/5), polisi menggerebek gedung perkantoran di Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Penggerebekan dilakukan oleh tim gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) dan NCB Interpol Polri terkait sindikat judi online internasional. Ini merupakan kelanjutan dari pengungkapan sindikat yang sama di Batam, Kepulauan Riau beberapa waktu sebelumnya.
321 WNA Ditangkap dalam Penggerebekan
Sebanyak 321 warga negara asing (WNA) ditangkap dalam penggerebekan ini. Mereka terlibat dalam jaringan atau sindikat tindak pidana perjudian online. Mayoritas WNA berasal dari negara-negara Asia Tenggara seperti China, Vietnam, Laos, Myanmar, Malaysia, Thailand, dan Kamboja. Mereka ditangkap dalam keadaan tertangkap tangan saat melakukan kegiatan judi online.
Operasi Selama 2 Bulan di Hayam Wuruk
Para pelaku berhasil beroperasi selama dua bulan di Hayam Wuruk. Mereka menggunakan izin tinggal sebagai turis selama 30 hari dan melanggar batas tinggal selama 30 hari berikutnya. Polisi menyita 75 server atau situs web judi online yang dikelola oleh para pelaku, serta barang bukti lainnya seperti brankas, paspor, ponsel, laptop, PC, dan uang tunai dari berbagai negara.
Para pelaku disangkakan Pasal 426 dan/atau Pasal 607 juncto Pasal 20 dan/atau Pasal 21 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian pidana.
Penyitaan Uang dan Tersangka
Bareskrim Polri berhasil menyita uang senilai Rp1,9 miliar dalam penggerebekan ini, selain mata uang asing senilai 53,82 dong Vietnam dan US$10.210. Dari 321 WNA yang ditangkap, 275 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. Para tersangka ini mayoritas sudah mengetahui tujuan mereka datang ke Indonesia untuk bekerja pada perusahaan judi online, bukan sebagai otak jaringan internasional.
Kepolisian akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aliran dana dalam kasus ini serta mendalami peladen (server) atau alamat protokol internet (IP) pada jaringan komunikasi situs judi daring. Upaya koordinasi juga dilakukan dengan berbagai instansi terkait untuk pengembangan lebih lanjut.




