spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomePolitikPonpes Mesuji Terbakar Akibat Isu Pencabulan, 1 Orang Diamankan

Ponpes Mesuji Terbakar Akibat Isu Pencabulan, 1 Orang Diamankan

Ponpes Nurul Jadid Dibakar Massa di Mesuji Lampung

Jakarta, CNN Indonesia — Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, menyatakan bahwa Pondok Pesantren Nurul Jadid di Mesuji, Lampung, telah dibakar oleh massa pada Sabtu (9/5) karena dugaan pencabulan. Dalam insiden ini, satu orang telah diamankan dan kasusnya masih dalam pengembangan.

Proses Pembakaran Ponpes dan Alasan Massa

Yuni menjelaskan bahwa sebelum pembakaran terjadi, massa memberi waktu kepada pemilik Ponpes untuk pergi. Namun, pemilik tetap bertahan di tempat tersebut hingga batas waktu yang ditentukan. Hal ini membuat massa marah dan akhirnya melakukan perusakan dan pembakaran bangunan.

Menurut Yuni, massa terus memantau Ponpes dan mereka menyatakan bahwa pemimpin Ponpes tersebut melakukan tindakan pencabulan. Hal ini menjadi pemicu utama dari tindakan keras yang dilakukan oleh massa.

Penyelidikan oleh Kasatreskrim Polres Mesuji

Kasatreskrim Polres Mesuji, AKP M Prenata Al Ghazali, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 23.00 WIB. Video yang beredar di media sosial terkait kebakaran tersebut merupakan bangunan Pondok Pesantren Nurul Jadid yang dibakar massa.

Prenata juga menyebut bahwa pihaknya sedang melakukan serangkaian penyelidikan terkait insiden ini. Satu orang telah diamankan dan kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap fakta-fakta lebih lanjut terkait kejadian pembakaran ini.

Jadi, kejadian pembakaran Pondok Pesantren Nurul Jadid di Mesuji, Lampung, oleh massa karena dugaan pencabulan telah menjadi sorotan utama. Satu orang telah diamankan dalam insiden tersebut, namun penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap kebenaran di balik peristiwa tersebut.

Source link