Mantan Kasat Reserse Narkoba Dipecat Terkait Kasus Narkoba
Jakarta, CNN Indonesia — Mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Jonathan Sasiang resmi dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat buntut terlibat kasus narkoba.
Sanksi itu dijatuhkan kepada Deky dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang digelar di Polda Kalimantan Timur (Kaltim) pada Senin (18/5). Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yulianto mengatakan beberapa sanksi diberikan kepada Deky, termasuk kewajiban untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung di hadapan sidang KKEP dan pemberhentian tidak dengan hormat dari dinas Polri. Setelah sidang etik, Deky langsung dibawa ke Jakarta oleh personel Divisi Pengamanan Internal (Paminal) Mabes Polri untuk menjalani proses lanjutan.
Polda Kaltim Tegas Tindak Pelanggaran
Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggota kepolisian. Menurut Yulianto, penegakan disiplin dan kode etik merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan institusi yang profesional, modern, dan terpercaya.
Keterlibatan AKP Deky dalam Jaringan Narkoba
AKP Deky ditangkap karena diduga terlibat dalam jaringan narkoba di wilayah Kutai Barat bersama dengan bandar narkoba Ishak. Selain Deky, polisi juga menangkap Mery Christine Kiling (26) yang berperan sebagai bendahara jaringan bandar narkoba Ishak. Mery ditangkap bersama Marselus Vernandus (42) yang berperan sebagai perantara antara Deky dan Mery.
Berdasarkan hasil interogasi, Deky meminta bantuan Marselus untuk dihubungkan kepada Ishak agar dapat menjebak seorang bernama Fathur untuk dijadikan target penangkapan. Deky juga menjanjikan keamanan jaringan Ishak jika berhasil memberikan tangkapan tersebut.
Mery mengakui keterlibatannya dalam membantu operasional bisnis narkoba bersama Ishak. Selain mengelola keuangan, Mery juga bertugas melakukan pengemasan paket sabu dan mengoperasikan loket jual beli narkoba. Dia juga memberikan informasi mengenai aliran dana kepada Deky untuk menjamin keamanan bisnis narkoba jaringan Ishak agar tidak diganggu.
Penangkapan AKP Deky Jonathan Sasiang dan keterlibatan dalam kasus narkoba menjadi sorotan di tengah upaya penegakan hukum terhadap peredaran narkoba di Indonesia.




