Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Menjadi Jenderal, Tindak Lanjut Arah dari Presiden
Jakarta, CNN Indonesia — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya menjadi jenderal bintang tiga atau Komisaris Jenderal (Komjen) merupakan langkah yang sesuai dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto. Pernyataan ini disampaikan Sigit dalam sebuah pernyataan di Jakarta pada Kamis (14/5).
Pangdam dan Kapolda di Jakarta Digarap oleh Perwira Berpangkat Tinggi
Dalam keterangan tersebut, Sigit menegaskan bahwa Presiden menginginkan jabatan Pangdam dan Kapolda di Jakarta diisi oleh perwira tinggi yang berpangkat bintang tiga. Hal ini sebagai tindak lanjut atas arahan yang diberikan oleh Presiden.
Dengan keputusan ini, Asep Edi Suheri kini resmi memiliki pangkat Komisaris Jenderal Polisi setelah sebelumnya memiliki pangkat Inspektur Jenderal (Irjen). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto juga membenarkan kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 yang dikeluarkan pada tanggal 13 Mei 2026.
Pengalaman Panjang Asep Edi Suheri dalam Reserse dan Penegakan Hukum
Asep Edi Suheri lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 16 November 1972. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 ini memiliki pengalaman yang luas dalam bidang reserse dan penegakan hukum. Selama kariernya, Asep telah menangani berbagai kasus, mulai dari kejahatan siber, narkotika, hingga kejahatan lintas negara.
Sebelum menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, Asep telah menduduki sejumlah posisi strategis seperti Kapolres Cirebon Kota, Wakapolresta Bekasi Kota, dan Kapolresta Tangerang. Di Bareskrim Polri, Asep menjabat sebagai Wadirtipidter, Dirtipidsiber, dan Wakabareskrim Polri sebelum ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya menggantikan Karyoto.




