spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomePolitikBencana Banjir dan Longsor Terjang 5 Desa di Cianjur: Pengaruh dan Penanganan

Bencana Banjir dan Longsor Terjang 5 Desa di Cianjur: Pengaruh dan Penanganan

Banjir dan Longsor Melanda Lima Desa di Cianjur

Jakarta, CNN Indonesia — Di tengah cuaca ekstrem, lima desa di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) dilanda banjir dan longsor. Akibatnya, empat rumah rusak dan sembilan jiwa terpaksa mengungsi sementara. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat.

Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Longsor

Cuaca ekstrem menjadi pemicu utama terjadinya bencana alam ini. Kelima desa yang terdampak meliputi Desa Wangunjaya, Karyamukti, Mekarjaya, Susukan, dan Campaka. Banjir dan longsor yang terjadi sejak Minggu malam hingga Senin dini hari juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum seperti jalan dan jembatan.

Menurut Asep Sudrajat, petugas BPBD telah melakukan pendataan dan penanganan cepat di lokasi kejadian. Air dengan ketinggian mencapai 50 sentimeter merendam perkampungan akibat luapan sungai di wilayah tersebut.

Situasi di Lokasi Bencana

Data sementara mencatat lebih dari 100 rumah di Kecamatan Campaka dan 30 rumah di Desa Karangnunggal, Kecamatan Cibeber terendam banjir. Meskipun demikian, tidak ada laporan mengenai kerusakan rumah atau warga yang harus mengungsi dari kedua lokasi tersebut.

Setelah hujan reda, warga dibantu oleh petugas gabungan dari TNI/Polri, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, serta relawan dalam membersihkan lingkungan dari sampah dan material sisa banjir. Longsor yang paling parah terjadi di Desa Wangunjaya, menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah dan menutup jalan penghubung antardesa.

Pihak terkait, terutama di wilayah rawan, telah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem. Ketika melihat tanda-tanda alam, terutama pada malam hari saat hujan deras, segera mengungsi demi keselamatan bersama.

Source link