Politikus PDIP, Ferdinand Hutahaean, merespons narasi pemakzulan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran yang disampaikan oleh Prof Saiful Mujani. Menurut Ferdinand, seruan tersebut tidak realistis dan berpotensi menimbulkan kegaduhan dalam situasi global yang sedang tegang. Ia menilai pidato Saiful Mujani hanya sebagai upaya pencitraan yang tidak berdasar. Ferdinand juga mengatakan bahwa seruan pemakzulan bukan hal baru dan sudah sering muncul sejak pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, banyak pihak merasa menjadi pahlawan dengan mendesak pergantian kekuasaan. Aktivitas yang hanya terjadi di media sosial juga disorot oleh Ferdinand, dengan menyebut sejumlah aktivis yang hanya bersuara tanpa basis kekuatan nyata. Saiful Mujani disebut berpidato mengenai konsolidasi kekuatan untuk menggulingkan Prabowo tanpa jalur konstitusional. Namun, Ferdinand meragukan pengaruh Saiful Mujani dan kekuatan massa yang didukungnya dalam gerakan tersebut.




