Anggota Komisi III DPR, Abdullah, mengimbau pemerintah untuk mengawasi dengan ketat peredaran air keras di pasaran setelah terjadi serangan terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Abdullah menegaskan bahwa penyalahgunaan air keras saat ini sudah memasuki level yang mengkhawatirkan dan negara tidak boleh diam terhadap hal ini. Beberapa kasus bahkan menunjukkan indikasi percobaan pembunuhan, sehingga perlindungan dari pemerintah sangat diharapkan.
Selain Andrie, Abduh juga menyoroti serangan menggunakan air keras terhadap aktivis lingkungan Muhammad Rosidi dan Tri Wibowo. Abdullah menekankan bahwa jenis peredaran air keras yang ada saat ini, seperti asam sulfat, asam klorida, asam nitrat, dan natrium hidroksida, perlu dikendalikan. Meskipun peraturan terkait peredaran bahan berbahaya telah ada, distribusi air keras secara daring masih minim pengawasan. Oleh karena itu, Abduh menekankan perlunya pengawasan yang ketat terhadap penjualan air keras secara online agar tidak disalahgunakan dan mengancam keselamatan masyarakat.
DPR Minta Pengawasan Air Keras Diperketat Setelah Teror Andrie Yunus




