spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomeBeritaUtang, Subsidi, dan MBG: Ancaman APBN 2026

Utang, Subsidi, dan MBG: Ancaman APBN 2026

APBN tahun 2026 menghadapi tekanan yang semakin berat karena beberapa faktor seperti beban utang dan potensi lonjakan harga minyak dunia. Direktur Utama PEPS (Political Economy and Policy Studies), Anthony Budiawan, menyebut bahwa struktur fiskal Indonesia saat ini cukup mengkhawatirkan. Meskipun defisit APBN 2026 masih di bawah 3 persen PDB, tekanan terhadap struktur fiskal tetap terasa.

Salah satu sumber tekanan terbesar berasal dari pembayaran bunga utang pemerintah yang terus meningkat, diperkirakan meningkat hingga Rp600 triliun. Hal ini setara dengan sekitar 19 persen dari total pendapatan negara atau sekitar 22 persen dari penerimaan perpajakan, mempersempit ruang fiskal pemerintah secara struktural.

Selain itu, target pendapatan negara dalam APBN 2026 dinilai terlalu optimistis, dengan mencapai sekitar Rp3.153 triliun. Dengan kondisi fiskal yang semakin sempit, kondisi anggaran pemerintah Indonesia tahun 2026 perlu diperhatikan secara serius.

Source link