Ketua Bidang Advokasi Guru – P2G, Iman Zanatul Haeri, telah mengeluarkan sorotan tajam terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sorotan itu khususnya berkaitan dengan pemberian menu lele mentah oleh Satuan Penyelenggara Pemenuhan Gizi (SPPG) kepada siswa di SMAN 02 Pamekasan, Madura, yang akhirnya ditolak oleh pihak sekolah atas alasan keselamatan. Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Iman Zanatul mengkritik menu MBG tersebut, menilai bahwa pemberian lele mentah tidak memenuhi definisi makanan bergizi sejati karena belum siap konsumsi. Menurutnya, menu makanan mentah seperti ini justru menyulitkan orang tua siswa karena harus mengolah kembali makanan tersebut di rumah, menghilangkan fungsi asli dari program MBG untuk memberikan layanan dan pemenuhan gizi yang efektif di sekolah. Imannya menegaskan bahwa pemberian lele mentah ini justru menimbulkan kebingungan dan kesulitan bagi orang tua siswa, bukannya memenuhi tujuan utama dari program tersebut.




