Sebuah insiden terjadi di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat yang melibatkan pengemudi mobil bernama Hafiz Mahendra yang mengemudi dengan ugal-ugalan dan melawan arah. Akibat aksi ini, satu orang terluka, yaitu seorang perempuan berinisial NH yang merupakan penumpang sepeda motor. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold Hutagalung menyatakan bahwa korban terserempet saat mobil yang dikemudikan dengan ugal-ugalan tersebut berbalik arah. Meskipun ada kerusakan pada beberapa kendaraan seperti mobil Toyota Calya dan sepeda motor, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Video insiden tersebut direkam dan beredar luas di media sosial, menunjukkan mobil melawan arah di tengah arus lalu lintas padat. Seorang anggota polisi mencoba menghentikan kendaraan tersebut, bahkan menembakkan pistol ke udara sebagai peringatan. Namun, pengemudi tersebut tidak berhenti dan malah melanjutkan aksinya dengan menabrak kendaraan lain. Aksi ini memicu kemarahan warga yang berusaha menghentikan mobil dan mengejar pengemudi tersebut.
Reynold menjelaskan bahwa pengemudi melawan arah karena menggunakan pelat nomor palsu dan melarikan diri saat dihentikan oleh polisi. Dalam kepanikannya, pengemudi melaju melawan arah dari selatan ke utara di Jalan Gunung Sahari, meninggalkan kerusakan dan kekacauan di belakangnya. Semua kejadian ini merupakan dampak dari tindakan ugal-ugalan dan tidak patuh terhadap aturan lalu lintas yang berujung pada kerugian dan bahaya bagi banyak pihak.




