Anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah, Nur Fatwah, suaminya, Amat Muzakhim, yang akrab dipanggil Boim, mengalami insiden ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di rumahnya pada Sabtu malam sekitar pukul 21.10 WIB. Boim sedang duduk di teras rumah bersama seorang rekannya ketika pelaku yang mengendarai motor matik tiba di halaman rumahnya. Boim awalnya mengira pelaku adalah temannya atau kurir yang mengantar paket. Namun, pelaku tiba-tiba menembak ke arah Boim sebelum kabur dengan motornya. Meski tembakan tersebut meleset dan tidak mengenai sasaran, Boim memilih untuk tidak mengejar pelaku karena merasa terlalu berisiko.
Boim mendeskripsikan pelaku berpostur tinggi sekitar 170 cm dan wajahnya tidak bisa dikenali karena menggunakan helm dan masker. Nomor plat kendaraan pelaku juga tertutup. Boim menjelaskan bahwa tidak ada perselisihan serius yang melibatkan dirinya dengan orang lain, namun saat ini ia sedang terlibat dalam kasus penculikan seorang pedagang martabak. Boim melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan dengan bantuan rekaman CCTV.
Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Ditemukan proyektil logam berwarna perak sepanjang 1 cm di area garasi rumah Boim. Dari hasil olah TKP, titik tembak berjarak sekitar 9,5 meter dari tempat duduk Boim. Kasus ini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan identitas pelaku.




