spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomeBeritaPerlukah Reformasi Pendidikan? Tragedi Siswa SD di Ngada NTT

Perlukah Reformasi Pendidikan? Tragedi Siswa SD di Ngada NTT

Tragedi yang menimpa seorang siswa sekolah dasar di Ngada, Nusa Tenggara Timur, membuka luka lama terkait ketimpangan akses pendidikan dan perlindungan anak di wilayah rentan. Pemuda Peduli Pendidikan dan Demokrasi (Palpasi) mengungkapkan keprihatinan atas peristiwa gantung diri yang menimpa siswa kelas IV berusia 10 tahun tersebut. Diduga, peristiwa ini dipicu oleh tekanan ekonomi keluarga terkait kebutuhan sekolah.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Antar Lembaga Palpasi, Lintang Ayu Taufiqoh, kehilangan satu nyawa anak bangsa bukanlah masalah yang bisa diselesaikan dengan santunan atau bantuan materi. Dia menegaskan bahwa insiden ini mencerminkan kegagalan sistemik yang belum ditangani secara menyeluruh. Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar pendidikan anak tidak hanya terkait dengan kemiskinan, namun juga menunjukkan kelemahan ekosistem perlindungan anak, keterbatasan akses pendidikan, dan lemahnya ketahanan sosial keluarga di daerah tertinggal.

Palpasi menganggap insiden ini sepatutnya menjadi peringatan keras bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk meninjau lagi prioritas kebijakan pendidikan, termasuk pengalokasian anggaran dan praktik di lapangan. Lintang menambahkan bahwa pentingnya pendidikan karakter dan kesehatan mental anak yang sering kali terabaikan. Negara dan masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan bermimpi tanpa beban kegagalan sistem.

Source link