Pemerhati Politik dan Kebangsaan, M. Rizal Fadillah, memunculkan kontroversi terbaru terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Jokowi. Menurutnya, semakin banyak bukti yang menguatkan dugaan bahwa dokumen akademik tersebut tidak asli. Rizal juga menyebut hal-hal seperti insiden Artificial Intelligence LISA UGM yang menciptakan perhatian publik sebagai tambahan pada argumennya. Menurutnya, hingga saat ini belum ada bukti hukum yang bisa menegaskan validitas ijazah tersebut. Rizal menyebut bahwa masyarakat hanya diperlihatkan dokumen fotokopi, legalisasi, atau hasil pemindaian tanpa bukti fisik asli yang jelas. Dia menyoroti berbagai elemen dalam dokumen tersebut, seperti foto, stempel, font, logo, nomor, tanggal, dan penandatanganan. Rizal menegaskan bahwa penampilan berulang-ulang dokumen tersebut tidak menjawab pertanyaan mengenai keaslian ijazah tersebut. Menurutnya, ijazah Jokowi dianggap palsu hingga terbukti sebaliknya.



