Pemerintah Indonesia Memilih Menangani Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Tanpa Bantuan Asing
Di tengah derasnya tawaran bantuan dari berbagai negara untuk membantu penanganan banjir bandang dan longsor di Sumatera, pemerintah Indonesia memilih tetap menangani bencana ini tanpa bantuan asing. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah masih mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam mengatasi dampak bencana yang disebut telah melanda 3,3 juta jiwa. Prasetyo menyampaikan apresiasi atas simpati dan tawaran bantuan internasional, namun menilai ketersediaan pangan hingga distribusi BBM masih bisa ditangani pemerintah. Ia menyebut stok pangan nasional masih aman, begitu pula dengan pasokan BBM yang terus dikoordinasikan bersama Pertamina. Meski demikian, Prasetyo tidak menutup kemungkinan adanya perubahan keputusan jika situasi memburuk. Pernyataan Mensesneg ini langsung memancing reaksi keras dari warganet, banyak yang menilai keputusan pemerintah menolak bantuan asing justru tidak sejalan dengan kondisi lapangan, di mana masih banyak warga terisolasi dan belum tersentuh bantuan. Jika pada waktunya diperlukan, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk menerima bantuan asing.



