Prabowo Subianto

Task Force Prabowo-Gibran Menyangkal Kabar Potongan Anggaran Makanan Gratis Menjadi Rp7.500 Per Anak

Jakarta - Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran membantah rumor pemotongan anggaran makan bergizi gratis dari Rp15 ribu menjadi Rp7.500 per anak. Hasan Nasbi sebagai anggota...
HomeBeritaTruk Bantuan Gaza yang Tertahan di Sinai Utara

Truk Bantuan Gaza yang Tertahan di Sinai Utara

Pada tanggal 24 Oktober 2023, terlihat konvoi truk bantuan kemanusiaan diparkir di luar gerbang perbatasan Rafah, di perbatasan Rafah, Mesir. Ratusan truk yang mengangkut bantuan kemanusiaan internasional untuk penduduk Jalur Gaza masih tertahan di wilayah Sinai Utara, Mesir. Mereka sedang menunggu giliran untuk bisa memasuki Gaza melalui gerbang penyeberangan Rafah. Semua truk pengangkut bantuan yang melewati wilayah Mesir akan diperiksa oleh otoritas Israel sebelum mereka dapat mengakses Gaza. Sejauh ini, hanya sekitar 250 truk yang berhasil memasuki Gaza sejak tanggal 7 Oktober 2023. Jumlah ini terbilang sangat kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan penduduk di wilayah tersebut. Pada Selasa (31/10/2023), sebanyak 60 truk berhasil melintasi Rafah menuju Gaza, menjadi konvoi bantuan terbesar yang memasuki wilayah tersebut sejak pertempuran dimulai. Perdana Menteri Mesir, Mostafa Madbouly, juga sudah berkunjung ke Rafah untuk menindaklanjuti proses pengiriman bantuan. Meskipun jumlah korban jiwa dan luka di Gaza terus meningkat, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menolak gencatan senjata di Jalur Gaza. Hingga saat ini, jumlah warga Gaza yang tewas akibat serangan Israel sudah mencapai lebih dari 8.800 jiwa, dengan lebih dari 3.600 di antaranya adalah anak-anak. Selain itu, lebih dari 22 ribu orang terluka dan lebih dari 1 juta warga Gaza menjadi terlantar dan mengungsi akibat agresi Israel. Sumber: Republika