Puslabfor Polri Lakukan Uji Sampel DNA Terkait Kasus Senjata di Sekolah di Jakarta Selatan
Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri telah dipanggil untuk melakukan uji sampel DNA dalam kasus temuan ratusan senjata di sebuah yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Proses olah TKP dilakukan pada Senin (10/8) oleh Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan bersama Puslabfor Polri.
Menelusuri Jejak di Tiga Ruangan
Kanit Krimum Satreskrim Jaksel Ipda Alpino de Tech menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil sampel DNA dari tiga ruangan yang diperiksa untuk mengetahui siapa saja yang masuk atau berada di ruangan tersebut. Puslabfor Polri juga dilibatkan untuk mengecek barang-barang terkait senjata api, senjata angin, amunisi, serta sparepartnya.
Setelah proses olah TKP selesai, garis polisi yang sebelumnya terpasang telah dilepas agar lokasi dapat kembali digunakan oleh pihak sekolah sesuai aturan yang berlaku.
Senjata Airsoft Gun dan Barang Bukti Lainnya
Alpino juga menjelaskan bahwa selama proses penelusuran di TKP, ditemukan sejumlah senjata jenis airsoft gun, amunisi, magasin airsoft gun, dan sparepart senjata. Totalnya terdapat 30 item yang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sebelumnya, ratusan senjata berbagai jenis ditemukan di yayasan tersebut, termasuk airsoft gun sebanyak 995, senjata angin, senjata api merek Francispa, serta laras senjata panjang. Temuan narkoba juga telah disita dan sedang ditindaklanjuti oleh Satnarkoba Polres Jakarta Selatan.




