Prabowo Subianto Mencopot Tiga Pejabat Terkait Korupsi di BGN
Presiden RI, Prabowo Subianto, akhirnya buka suara terkait pencopotan tiga pejabat teras Badan Gizi Nasional (BGN) yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Tiga pejabat tersebut, yaitu Dadan Hindayana, Sony Sonjaya, dan Lodewyk Pusung, dijerat atas kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keputusan Berat Bagi Prabowo
Dalam suatu acara di Sentul International Convention Center (SICC), Prabowo menyampaikan perasaan sedihnya terkait keputusan yang harus diambil. Beliau menjelaskan bahwa meskipun terpaksa, ia harus mencopot Dadan, Sony, dan Lodewyk karena alasan yang terkait dengan masalah hukum yang sedang dihadapi oleh tiga pejabat tersebut.
Keinginan Membebaskan Uang Rakyat dari Penyimpangan
Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas dan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis. Ia menyatakan bahwa negara tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang mencoba menyalahgunakan amanah rakyat. Beliau juga menyinggung pesan dari almarhum ayahnya yang mengajarkan bahwa keputusan yang diambil haruslah untuk kepentingan rakyat.
Pencopotan Dadan, Sony, dan Lodewyk juga diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, atas alasan pelanggaran kedisiplinan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Prabowo kemudian melantik pengganti mereka, yaitu Nanik S Deyang, Agustina Arum Sari, dan Mayjen TNI Trenggono untuk mengisi posisi yang kosong di BGN.
Kejagung pun telah menetapkan Dadan dan rekan-rekannya sebagai tersangka atas kasus yang tengah diselidiki. Tindakan tegas diperlukan demi menjaga keberlangsungan program-program pemerintah yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.




