spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomePolitikJaksa Mahayu: Pemenang Leading Women Awards 2026

Jaksa Mahayu: Pemenang Leading Women Awards 2026

Jaksa Mahayu Sabet Penghargaan Leading Women Awards 2026

Jakarta, CNN Indonesia — Penghargaan bergengsi CNN Indonesia Leading Women Awards 2026 kembali memberikan apresiasi kepada perempuan-perempuan inspiratif Tanah Air yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan. Acara penghargaan ini digelar pada Selasa (5/5) malam dan menjadi wadah apresiasi bagi figur-figur perempuan tangguh dari berbagai sektor, termasuk penegakan hukum yang kerap dihadapkan pada tantangan.

Penghargaan untuk Kejaksaan/Hukum di KBRI Singapura

Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam acara tersebut adalah Mahayu Dian Suryandari, yang kini menjabat sebagai Atase Kejaksaan/Hukum di KBRI Singapura. Ia meraih penghargaan dalam kategori Outstanding Legal Diplomatic Officer in International Law Cooperation and Cross Border Justice, sebagai bentuk pengakuan atas dedikasinya dalam memperkuat kerja sama hukum lintas negara.

Dalam perspektifnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi bagi Mahayu, tetapi juga sebagai representasi dari kerja kolektif para profesional dan perjuangan perempuan di bidang hukum. “Apa yang saya terima hari ini sesuatu yang di luar perkiraan saya. Saya pikir ini bukan karena saya saja, tapi ini adalah penghargaan kepada profesi kami, kepada wanita-wanita hebat yang sampai saat ini tetap tangguh menjalankan profesinya sebagai aparat penegak hukum,” ujarnya.

Empati sebagai Kekuatan di Balik Kerasnya Dunia Hukum

Bagi Mahayu, menjadi perempuan di sektor penegakan hukum bukanlah hal yang mudah. Selain tuntutan profesionalisme yang tinggi, ia juga harus berhadapan dengan tekanan, risiko, dan ancaman yang kerap menyertai tugas-tugas sebagai aparat penegak hukum, terlebih dalam konteks kerja sama internasional yang kompleks. Namun, di tengah kerasnya dunia hukum, Mahayu menyoroti suatu nilai yang kerap terlupakan: empati.

Baginya, empati bukanlah tanda kelemahan, melainkan sebagai kekuatan yang mampu meningkatkan kualitas penegakan hukum itu sendiri. Mahayu percaya bahwa empati menjadi dasar penting dalam memahami konteks kasus, latar belakang individu, dan dinamika sosial yang melingkupi persoalan hukum, terutama dalam kasus lintas batas negara yang melibatkan berbagai yurisdiksi dan kepentingan.

Prestasi Mahayu dalam mendukung kerja sama hukum internasional dan memperkuat perlindungan WNI di luar negeri melalui pendekatan diplomasi hukum turut memperkuat penerimaan penghargaan yang ia terima. Kehadiran perempuan seperti Mahayu, Apsari Dewi, dan Olivia Sembiring dalam ajang Leading Women Awards 2026 menjadi simbol bahwa perempuan memiliki peran vital dalam sistem penegakan hukum, serta menegaskan bahwa integritas dan keberanian tidak mengenal batas gender.

Source link