Pada Kamis (16/4), sebanyak 1.948 anggota kepolisian dikerahkan untuk menjaga keamanan selama aksi demo yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (DPP FSPMI) di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat. Menurut Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, personel tersebut akan ditempatkan di berbagai titik strategis, terutama di sekitar gedung DPR/MPR untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam keterangan dari Reynold, menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas di sekitar area demonstrasi akan disesuaikan dengan situasi, tergantung pada jumlah massa yang hadir. Di sisi lain, unggahan di media sosial @TMCPoldaMetro menyebutkan bahwa diperkirakan akan terjadi peningkatan kepadatan arus lalu lintas di sekitar gedung DPR/MPR akibat dari aksi demo tersebut.
Para pengendara diimbau untuk patuh pada petunjuk dan arahan petugas di lapangan guna memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas. Selain itu, demo buruh yang diunggah di akun Instagram @fsmpi_kspi membawa dua tuntutan, yaitu menyahkan UU Ketenagakerjaan baru dan menolak outsourcing untuk menjaga upah yang layak. Semua ini merupakan bagian dari upaya dalam mendukung keamanan dan kedamaian selama aksi demo berlangsung.




