Mabes TNI sedang menyelidiki kemungkinan keterlibatan anggota dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan bahwa TNI telah merespons opini yang berkembang dengan memulai penyelidikan internal. Penyelidikan tersebut melibatkan berbagai satuan dan bertujuan untuk memastikan keterlibatan anggota TNI dalam kasus yang dituduhkan oleh masyarakat.
Aulia menyatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan, meskipun belum memberikan detail mengenai tahapan yang sudah dilalui. Sebelumnya, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras setelah menghadiri acara podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia di Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut telah ditingkatkan ke tahap penyidikan oleh pihak kepolisian, dengan diduga melibatkan empat pelaku.
Polisi saat ini sedang mengumpulkan barang bukti dan menunggu hasil uji laboratorium forensik terhadap barang bukti yang telah ditemukan. Sejauh ini, TNI menegaskan bahwa mereka akan bekerja profesional dan transparan dalam mengungkap kasus ini. Andrie Yunus telah mendapatkan perawatan medis setelah insiden tersebut dan kasus ini masih terus dalam proses penyelidikan lebih lanjut.




