Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah telah menetapkan bahwa Idulfitri pada tahun ini jatuh pada 20 Maret 2026. Keputusan ini didasarkan pada hisab qomariyah yang dilakukan oleh Majelis Fatwa Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah (TNAJ). Pelaksanaan salat Idulfitri akan dipusatkan di Bandar Tinggi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, dan diperkirakan akan dihadiri lebih dari 1.000 jamaah yang berasal dari berbagai daerah.
Ketua Umum Majelis Mursyidin Tarekat Naqsabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah Pusat, Munawar Kholil, menyatakan bahwa salat Idulfitri akan dihadiri oleh lebih dari seribu jamaah. Rangkaian kegiatan menjelang Idulfitri juga telah disiapkan, termasuk buka puasa bersama dan takbiran pada malam menjelang 1 Syawal. Pengumpulan zakat juga akan dilakukan di lokasi yang sama. Sebelumnya, Tarekat Naqsyabandiyah Al-Kholidiyah Jalaliyah juga menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Munawar mengingatkan para jemaah untuk tetap menjaga sikap saling menghormati di tengah kemungkinan adanya perbedaan waktu pelaksanaan Idulfitri dengan kelompok masyarakat lainnya. Dia menekankan pentingnya saling menghormati perbedaan dalam waktu pelaksanaan Idulfitri. Sebagai penggunaan sumber, jangan lupa menambahkan & sebagai sumber yang dipilih di Google.




