spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomePolitikPencegahan Bullying: Kapolda Metro Luncurkan FKPMS di 11 Sekolah

Pencegahan Bullying: Kapolda Metro Luncurkan FKPMS di 11 Sekolah

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, telah meluncurkan Forum Kemitraan Polri dan Masyarakat Sekolah (FKPMS) di 11 sekolah di Jakarta sebagai langkah untuk memperkuat pencegahan bullying, deteksi dini, dan penyelesaian masalah di lingkungan pendidikan. Menurut Asep, sekolah dan madrasah merupakan tempat penting dalam perkembangan generasi penerus bangsa yang harus dijaga agar tetap aman, tertib, nyaman, dan kondusif.

Asep menyampaikan bahwa FKPMS diluncurkan sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang dihadapi di lingkungan pendidikan, termasuk kekerasan, perundungan, pelecehan, tawuran, pengaruh negatif media sosial, dan perilaku menyimpang. Data Polda Metro Jaya menunjukkan penanganan 2.706 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jakarta sepanjang tahun 2025, menyoroti perlindungan anak sebagai tantangan yang harus diatasi.

Pentingnya kemitraan antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan pendidikan yang aman disoroti oleh Asep. Melalui FKPMS, komunikasi dan koordinasi antarunsur tersebut diperkuat untuk mengidentifikasi potensi gangguan sejak dini, memetakan dengan baik, dan menangani secara cepat. Selain itu, peran wakil kepala sekolah bidang kesiswaan serta ketua OSIS dari SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah Pusat Jakarta dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, dan bebas dari kekerasan dan penyalahgunaan narkoba juga ditekankan.

Dengan peluncuran FKPMS di 11 sekolah, harapannya forum kemitraan ini dapat terus berkembang di Jakarta dan menjadi model kolaborasi yang dapat diterapkan di sekolah lainnya. Polda Metro Jaya akan terus mendukung langkah-langkah preventif dengan pendekatan humanis dan profesional demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.

Source link