Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) Indonesia saat ini mencukupi untuk 20 hari. Penegasan ini disampaikan oleh Bahlil dalam rapat mengenai geopolitik terbaru di Istana Negara, Jakarta. Meskipun dampak konflik antara Amerika Serikat dan Iran belum terasa saat ini, Bahlil mengungkapkan bahwa konflik tersebut kemungkinan akan membawa dampak di masa depan. Untuk mengantisipasi situasi mendatang, Bahlil bersiap mencari solusi terbaik dengan menggelar rapat bersama Dewan Energi Nasional. Terkait kemungkinan impor BBM dari AS, Bahlil menyatakan bahwa hal tersebut akan ditindaklanjuti setelah kesepakatan ditandatangani. Langkah proaktif ini diambil untuk menghadapi potensi koreksi harga dunia akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah.




