spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomeIwan BuleDampak Perang As-Iran: Harga Emas dan Minyak Turun

Dampak Perang As-Iran: Harga Emas dan Minyak Turun

Hari Senin ini menjadi sorotan dunia, terutama dengan dibukanya lantai bursa yang dinantikan oleh banyak pihak. Florian Weidinger, Chief Investment Officer Santa Lucia Asset Management, memprediksi bahwa dampaknya bisa lebih besar daripada situasi di Venezuela. Prediksinya adalah harga minyak akan naik secara drastis dalam waktu yang singkat. Gangguan produksi minyak di Venezuela menjadi perhatian, sementara Iran dianggap sebagai titik fokus distribusi minyak dunia melalui Selat Hormuz. Data dari Kpler menunjukkan bahwa sekitar 13 juta barel minyak mentah melalui selat tersebut setiap hari, menyumbang 31% pasokan global. Kenneth Goh dari UOB Kay Hian Singapura menyoroti Venezuela dalam hal produksi dan Iran dalam hal distribusi minyak.

Faktor-faktor seperti serangan Israel terhadap situs nuklir Iran membuat memori kolektif pasar kembali teringat akan kejadian sebelumnya. Kondisi ekstrem ini membuat investor lebih memilih Emas dan Dolar AS sebagai aset pelindung di tengah ketidakpastian. Alicia García-Herrero dari Natixis memperkirakan bahwa hari Senin ini akan menegangkan bagi bursa saham global, dengan prediksi ekuitas global akan mengalami penurunan 1% hingga 2%, harga minyak melonjak 5% hingga 10%, dan imbal hasil surat utang AS turun 5 hingga 10 basis poin.

Alicia juga mengingatkan pasar agar tidak mengambil risiko berlebihan dan menunggu reaksi dari Teheran. Keamanan jalur distribusi melalui Selat Hormuz tetap menjadi sorotan, di mana stabilitasnya sangat diperlukan untuk keberlangsungan pasokan minyak global tanpa gangguan dari pihak-pihak tertentu.

Source link