Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan pemantauan data cuaca harian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di ibu kota. Memperhatikan tingginya curah hujan belakangan ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa intervensi cuaca menjadi langkah penting untuk mencegah bencana hidrometeorologi. Ketika BMKG memperkirakan curah hujan melebihi 200 mm per hari, modifikasi cuaca akan dilakukan sesuai kebutuhan.
Pramono juga menjelaskan bahwa modifikasi cuaca sebenarnya sudah beberapa kali dilakukan secara diam-diam jika kondisi di lapangan membutuhkan, untuk menjaga situasi ibu kota dan daerah sekitarnya tetap terkendali. Dia juga menyebut bahwa genangan air yang merendam beberapa wilayah di Jakarta telah surut dengan cepat. Pihak berwenang memastikan bahwa sejumlah ruas jalan yang rawan tergenang kini telah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dengan lancar.
Keberhasilan dalam penanggulangan genangan air tersebut diyakini karena pemantauan yang ketat dan tindakan langsung yang diambil oleh pihak terkait. Pramono menegaskan perannya dalam mengontrol situasi tersebut, sehingga penanganan bencana alam dapat dilakukan dengan efektif. Tindakan tersebut merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga ibu kota.




