spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomePolitikPenyelamatan Darurat Pesut Mahakam: 66 Ekor, KLH Bersiap Beraksi

Penyelamatan Darurat Pesut Mahakam: 66 Ekor, KLH Bersiap Beraksi

Pesut Mahakam, mamalia air tawar endemik Sungai Mahakam, menghadapi krisis populasinya dengan hanya tersisa 66 ekor di habitat alaminya berdasarkan data terbaru hingga awal Februari 2026. Kondisi ini memicu Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mengambil langkah darurat guna mencegah kepunahan Pesut Mahakam yang dilindungi di Indonesia. Menurut Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH, Rasio Ridho Sani, pemerintah harus segera bertindak secara serius karena penurunan populasi pesut telah mencapai tingkat mengkhawatirkan. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Rasio usai melakukan peninjauan lapangan ke kawasan konservasi pesut di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, bersama dengan KLH dan KKP.

Kunjungan tersebut melibatkan berbagai pihak termasuk Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI). KLH telah menetapkan dua desa di Kutai Kartanegara sebagai Desa Konservasi Pesut Mahakam untuk memperkuat perlindungan berbasis masyarakat di sekitar habitat pesut. Penurunan populasi pesut disebabkan oleh kerusakan habitat akibat aktivitas manusia dan industri di sepanjang Sungai Mahakam, seperti alih fungsi lahan, tambang batu bara, dan padatnya transportasi sungai.

KLH menekankan perlunya kerjasama lintas kementerian dan lembaga, termasuk KKP, otoritas transportasi sungai, dan pemerintah daerah untuk menyelamatkan Pesut Mahakam. Tujuan utamanya adalah memastikan aktivitas ekonomi berjalan tanpa merusak habitat pesut. Pemerintah berjanji untuk mengambil langkah hukum terhadap pihak yang merusak lingkungan hidup pesut, namun tetap mendorong kerja sama untuk menjaga kelestarian ekosistem dan habitat pesut. Selain itu, KLH juga mengantisipasi berbagai ancaman terhadap pesut secara komprehensif guna menjaga keberlanjutan ekosistem dan populasi satwa tersebut.

Source link