Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil, mengungkapkan bahwa tingkat kerusakan akibat banjir dan longsor di wilayahnya saat ini lebih parah daripada bencana alam tsunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004. Ismail menyampaikan hal ini melalui surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto karena kabupaten tersebut tidak mampu menangani dampak bencana tersebut.
Banjir dan longsor disebut telah merusak 27 Kecamatan dan 852 desa di Aceh Utara. Surat yang dibuat oleh Ismail A Jalil pada Selasa menegaskan bahwa kerusakan yang terjadi melebihi bencana alam tsunami tahun 2004 yang hanya mempengaruhi daerah pesisir. Pemerintah kabupaten memohon bantuan kepada Presiden untuk penanganan bencana.
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengonfirmasi surat tersebut dan mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melihat langsung dampak kerusakan yang luar biasa. Data sementara dari Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh menunjukkan bahwa ribuan warga masih mengungsi dan puluhan orang meninggal dan hilang akibat bencana tersebut.
Kerusakan fasilitas umum seperti kantor, tempat ibadah, sekolah, jembatan, dan rumah warga juga dilaporkan terjadi. Situasi ini menunjukkan bahwa bencana alam yang melanda Aceh Utara membutuhkan respon cepat dan upaya tanggap darurat yang besar untuk pemulihan wilayah tersebut.



