Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng, menantang pihak yang mendorong isu Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) untuk mengganti Ketua Umum Bahlil Lahadalia muncul ke publik. Mekeng menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada diskusi di internal partai mengenai Munaslub dan pemilihan ketua umum baru. Menurutnya, isu tersebut berasal dari sumber yang tidak jelas dan menegaskan bahwa siapa pun yang menginginkan Munaslub harus menunjukkan diri dan menjelaskan alasannya secara terbuka.
Mekeng juga menekankan bahwa pemimpin partai, Bahlil, sedang fokus dalam menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) di berbagai daerah sebagai bagian dari konsolidasi internal. Dia membantah anggapan bahwa Musda dilakukan sebagai persiapan menghadapi isu Munaslub, mengatakan bahwa pergantian di tingkat daerah merupakan bagian dari mekanisme internal partai dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Wakil Ketua Umum lainnya, Kahar Muzakkir, juga menegaskan bahwa tidak ada rencana partai untuk menggelar Munaslub. Menurutnya, Partai Golkar saat ini solid dalam mendukung Ketua Umum Bahlil Lahadalia dan dorongan untuk menggulingkannya hanyalah intrik politik biasa. Kahar menegaskan bahwa Bahlil akan tetap memimpin partai sesuai dengan mandat yang diberikan.



