spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomeBeritaKritik Koperasi Merah Putih: Bahaya Jadi Instrumen Politis

Kritik Koperasi Merah Putih: Bahaya Jadi Instrumen Politis

Hari Koperasi Nasional diperingati setiap 12 Juli. Pemerintah telah membentuk sekitar 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Langkah ini bertujuan untuk mendukung ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Presiden Prabowo menyatakan pentingnya peran Kopdes Merah Putih dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi desa dalam Sidang Kabinet Paripurna. Dr. Handi Risza Idris, Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumber Daya Universitas Paramadina memberikan pandangan kritis terhadap pembentukan KMP. Menurutnya, koperasi harus tetap menjunjung asas kemandirian dan kekeluargaan agar program ini tidak hanya menjadi instrumen politis atau beban baru. Diskusi publik bertajuk “Koperasi Merah Putih: Menghadapi Realita, Meretas Solusi” juga mengingatkan pentingnya pengelolaan dana desa dan APBDes dengan prinsip good governance untuk menjaga keberhasilan program ini.

Source link