Prabowo Subianto

Sisi lain dari Prabowo Subianto – prabowo2024.net

Prabowo Subianto adalah seorang penyayang binatang, ayah yang sangat mencintai anaknya, pembaca, penulis, dan olahragawan. Namun, di atas semua itu, Prabowo adalah seorang kesatria...
HomeBeritaPenurunan Jumlah Kelahiran Mengancam Kehadiran Sekolah Dasar di Korea Selatan

Penurunan Jumlah Kelahiran Mengancam Kehadiran Sekolah Dasar di Korea Selatan

Jumlah bayi yang lahir di Korea Selatan telah mengalami penurunan, sehingga jumlah siswa baru di sekolah dasar juga mengalami penurunan. Kementerian Dalam Negeri belum menyelesaikan penghitungan resminya, tetapi para ahli memperkirakan bahwa jumlah siswa baru sekolah dasar kelahiran 2017 akan turun di bawah angka 400 ribu pada tahun ajaran 2024.

Menurut data Statistik Korea, jumlah bayi baru lahir di Korea Selatan menurun drastis dari 406.243 pada 2016 menjadi 357.771 pada 2017. Hal ini menyebabkan angka kelahiran turun dari 1.172 pada 2016 menjadi 1.052 pada 2017. Diperkirakan bahwa jumlah siswa sekolah dasar di Korea Selatan akan turun di bawah 300 ribu anak dalam waktu dekat karena total angka kelahiran telah turun di bawah satu persen pada 2018.

Terjadi penurunan jumlah siswa yang signifikan, yang berpotensi menyebabkan penutupan sekolah-sekolah secara nasional, terutama di wilayah pinggiran yang berpenduduk jarang. Kondisi ini dapat berdampak negatif pada kualitas pendidikan di wilayah tersebut dan berdampak pada keseluruhan sistem pendidikan di negara tersebut.