Prabowo Subianto

Task Force Prabowo-Gibran Menyangkal Kabar Potongan Anggaran Makanan Gratis Menjadi Rp7.500 Per Anak

Jakarta - Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran membantah rumor pemotongan anggaran makan bergizi gratis dari Rp15 ribu menjadi Rp7.500 per anak. Hasan Nasbi sebagai anggota...
HomeBeritaKorea Selatan Meluncurkan Roket dengan Bahan Bakar Padat

Korea Selatan Meluncurkan Roket dengan Bahan Bakar Padat

Roket SpaceX Falcon Heavy yang membawa misi pesawat ruang angkasa Psyche diluncurkan dari Complex 39A, Jumat, 13 Oktober 2023, di Pusat Antariksa Kennedy NASA di Cape Canaveral, Florida. Misi pesawat ruang angkasa Psyche NASA akan melakukan perjalanan ke asteroid kaya logam bernama sama yang mengorbit matahari di antara Mars dan Jupiter untuk mempelajari komposisinya.

SEOUL — Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel) mengumumkan telah berhasil meluncurkan roket bahan bakar padat yang membawa satelit di atas perairan dekat Pulau Jeju. Pengumuman ini menunjukkan perlombaan senjata antariksa antara negara-negara Korea.

Ini merupakan uji coba ketiga Korsel dalam teknologi roketnya. Dua uji coba sebelumnya dilakukan pada Maret dan Desember 2022.

Pada Senin, 4 Desember 2023, kementerian mengatakan peluncuran tersebut melibatkan teknologi yang dikembangkan oleh Badan Pengembangan Pertahanan Korsel, sementara pendorong dan satelitnya diproduksi oleh perusahaan Korsel, Hanwha Systems.

Hanwha Systems mengatakan bahwa satelit ini akan digunakan untuk tujuan sipil, termasuk pemantauan lingkungan. Perusahaan tersebut juga menyatakan bahwa satelit berhasil mengirimkan sinyal ke pusat kendali di darat.

Kementerian pertahanan memuji peluncuran ini sebagai sebuah pencapaian tonggak sejarah, terutama setelah Pyongyang meluncurkan satelit mata-mata militer pertamanya. Amerika Serikat dan sekutunya mengecam peluncuran satelit Korea Utara karena menggunakan teknologi rudal yang bertentangan dengan resolusi keamanan PBB.

Kementerian Pertahanan Korsel menyatakan bahwa keberhasilan peluncuran ini akan memungkinkan mereka untuk mempercepat kemampuan pengawasan dan pengintaian. Roket SpaceX Falcon 9 juga membawa satelit mata-mata pertama Korsel ke orbit pada Jumat, 1 Desember 2023, dari Pangkalan Angkatan Antariksa Vandenberg di Kalifornia.

Korea Utara mengecam apa yang mereka sebut sebagai standar ganda Amerika atas peluncuran satelit kedua Korsel. Pyongyang mengatakan bahwa standar kurang ajar tersebut tidak akan pernah ditoleransi.

Sumber: Reuters (https://internasional.republika.co.id/berita/s55a4i366/korsel-luncurkan-roket-berbahan-bakar-padat)