spot_img

Prabowo Subianto

Tekanan Ban Ideal untuk Motor dan Mobil Anda

Tekanan angin ban tidak cukup ditentukan dari tampilan ban atau rasa keras saat ditekan. Angka yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi dapat memengaruhi kenyamanan,...
HomeOtomotifBenarkah Perawatan Mobil Listrik Lebih Murah? Cek Faktanya

Benarkah Perawatan Mobil Listrik Lebih Murah? Cek Faktanya

Biaya perawatan mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) umumnya lebih ringan untuk servis rutin dibandingkan mobil bermesin pembakaran internal. Namun, keunggulan tersebut tidak berarti seluruh biaya kepemilikannya selalu lebih rendah. Komponen tertentu, terutama baterai traksi dan sistem kelistrikan tegangan tinggi, tetap dapat menimbulkan biaya besar apabila mengalami kerusakan.

Servis rutin lebih sederhana

Perbedaan paling jelas terletak pada sistem penggeraknya. Mobil listrik menggunakan motor listrik dan tidak memiliki mesin pembakaran konvensional, sehingga pemilik tidak perlu mengganti oli mesin secara berkala. Sejumlah cairan dan komponen yang lazim ditemukan pada mobil bensin juga tidak digunakan dengan pola yang sama.

Departemen Energi Amerika Serikat (DOE) menyebut mobil listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak dan lebih sedikit cairan yang perlu diganti. Struktur yang lebih sederhana itu membuat jumlah bagian yang berpotensi aus dalam sistem penggerak menjadi lebih sedikit.

Penggunaan regenerative braking juga dapat membantu menekan keausan rem. Dalam sistem ini, motor listrik membantu memperlambat kendaraan sekaligus mengubah sebagian energi gerak menjadi energi listrik yang dikembalikan ke baterai. Karena pengereman tidak selalu mengandalkan rem gesek konvensional, kampas rem berpotensi bertahan lebih lama. Meski begitu, usia pakainya tetap dipengaruhi model kendaraan dan cara berkendara.

Kesederhanaan tersebut bukan berarti mobil listrik bebas perawatan. Ban, suspensi, kemudi, wiper, pendingin kabin, rem, dan komponen lainnya tetap perlu diperiksa. Baterai serta sistem kelistrikan tegangan tinggi juga harus diperiksa sesuai jadwal yang ditetapkan produsen. Panduan pemilik menjadi acuan karena interval servis setiap model dapat berbeda.

Komponen tertentu tetap berbiaya tinggi

Baterai traksi merupakan salah satu komponen paling penting sekaligus berpotensi mahal. Baterai ini menyimpan energi untuk menggerakkan kendaraan. Jika harus diganti di luar masa garansi, biayanya dapat menjadi signifikan.

Meski demikian, baterai mobil listrik dirancang untuk digunakan dalam jangka panjang. DOE menyebut sejumlah produsen menawarkan garansi baterai hingga delapan tahun atau 100.000 mil. Ketentuan tersebut tidak seragam, sehingga calon pembeli perlu memeriksa cakupan garansi pada setiap merek dan model, termasuk untuk komponen kelistrikan lainnya.

Ban juga tetap menjadi pos perawatan yang harus diperhatikan. Torsi motor listrik yang dapat muncul secara cepat serta bobot kendaraan yang pada beberapa model lebih besar karena baterai bisa memengaruhi kondisi ban. Pemeriksaan tekanan, rotasi jika direkomendasikan, dan penggantian ketika aus tetap diperlukan.

Jaringan bengkel ikut menentukan biaya

Perawatan mobil listrik tertentu membutuhkan teknisi yang memahami sistem tegangan tinggi dan peralatan khusus. Perbedaan kemampuan bengkel, ketersediaan suku cadang, serta luas jaringan bengkel resmi dapat membuat biaya dan kemudahan servis berbeda antara satu merek dan merek lainnya.

Karena itu, perbandingan dengan mobil bensin tidak cukup dilakukan berdasarkan harga satu kali servis. Calon pemilik perlu mempertimbangkan jadwal perawatan, harga suku cadang, garansi baterai, jaringan bengkel, konsumsi energi, serta pola penggunaan kendaraan sehari-hari.

Kesimpulannya, mobil listrik memang cenderung lebih hemat untuk perawatan rutin karena tidak memerlukan penggantian oli mesin, memiliki lebih sedikit komponen bergerak, dan menggunakan pengereman regeneratif. Namun, biaya besar tetap mungkin muncul ketika baterai, sistem elektronik, atau komponen tertentu mengalami kerusakan, terutama setelah masa garansi berakhir.

Source link