Pengamat Kebijakan Publik Yudhistira Ismara mengungkapkan pemikirannya terkait proyek mercusuar yang saat ini menjadi sorotan. Proyek mercusuar ini berlangsung saat pergantian era kepemimpinan dari Presiden ke-7 Jokowi ke era pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Proyek Mercusuar dan Kritik Yudhistira Ismara
Menurut Yudhistira Ismara, proyek mercusuar yang dikerjakan di masa pemerintahan Jokowi seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah yang baru. Dia menekankan bahwa proyek-proyek besar yang telah dimulai sebelumnya harus terus dilanjutkan, tanpa memandang siapa yang menjabat sebagai pemimpin negara.
Penekanan pada Kepentingan Rakyat
Ia juga menyoroti pentingnya membebani Presiden terpilih, dalam hal ini Prabowo Subianto, dengan tanggung jawab melanjutkan pembangunan yang telah dirintis sebelumnya. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa kepemimpinan adalah amanah untuk melanjutkan pembangunan yang telah dimulai sebelumnya demi kepentingan rakyat.
Proyek-proyek penting seperti mercusuar harus tetap menjadi fokus utama, dan perubahan kepemimpinan tidak seharusnya menjadi alasan untuk menghentikan atau mengubah arah pembangunan yang telah direncanakan.
Dengan demikian, kritik Yudhistira Ismara terhadap proyek mercusuar ini memberikan pandangan yang penting dalam mengingatkan pemerintah bahwa keberlanjutan program pembangunan harus tetap menjadi prioritas, tanpa terpengaruh oleh pergantian kekuasaan.




