Politikus PDI Perjuangan Soroti Kasus Keracunan
Belum genap 3 minggu sejak Sudaryono memimpin Badan Geologi Nasional (BGN), politikus PDI Perjuangan, Guntur Romli, mengklaim telah terjadi 1.557 kasus keracunan di Masyarakat Bawah Gunung (MBG).
Memantau Kasus Keracunan di MBG
Guntur Romli turut mempertanyakan kondisi air minum di MBG yang dinyatakan mengandung logam berat. Ia menyoroti sejumlah kasus keracunan yang dikaitkan dengan kualitas air di daerah tersebut setelah BGN merilis hasil penelitian tentang kandungan logam berat dalam air tanah di sekitar MBG.
Romli menyebutkan bahwa ada 1.557 masyarakat yang menderita keracunan dan mempertanyakan ketidakmampuan pemerintah dalam menangani hal ini. Ia juga meminta agar pemerintah bertindak cepat untuk mengatasi masalah tersebut.
Kegagalan Pemerintah dalam Menangani Kasus Keracunan
Menurut Guntur Romli, pemerintah seharusnya sudah melakukan upaya pencegahan terhadap kasus keracunan masyarakat di MBG. Ia menekankan pentingnya peran BGN dan pemerintah untuk melakukan tindakan konkret guna mengatasi permasalahan kualitas air di daerah tersebut.
Selain itu, Romli juga menyoroti kegagalan pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang memadai kepada masyarakat yang telah terkena dampak keracunan. Ia berharap agar pemerintah segera mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan untuk melindungi kesehatan masyarakat di MBG.
Saat ini, kasus keracunan di MBG menjadi sorotan utama bagi Guntur Romli sebagai bentuk keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat setempat. Ia terus memantau perkembangan situasi dan berkomitmen untuk terus mengungkapkan isu ini hingga mendapat penyelesaian yang memuaskan.




