Jakarta, CNN Indonesia — Andi Widjajanto, seorang kader pentolan PDIP, angkat bicara terkait tudingan dirinya ikut serta dalam demonstrasi di sekitar Bundaran HI, Jakarta pada Jumat (12/6) lalu. Dalam pernyataannya, mantan Gubernur Lemhanas itu menegaskan bahwa ia tidak terlibat dalam aksi protes tersebut.
Menurut Andi, kedatangannya di lokasi hanya kebetulan semata. Ia menjelaskan bahwa saat itu ia sedang makan siang dan terkejut mendengar suara massa demonstran di area Bundaran HI.
“Ya, saya tidak terlibat dalam demonstrasi. Saya hanya mengunjungi adik-adik mahasiswa karena saya sedang makan siang dan terkejut mendengar klakson mereka menembus area Bundaran HI, yang seharusnya tidak terjadi,” ujar Andi.
Keberadaan Andi di Lokasi Tak Bersifat Representatif
Andi juga menegaskan bahwa kehadirannya di lokasi tersebut tidak dapat diinterpretasikan sebagai sikap yang mewakili partainya. Ia menegaskan bahwa hanya sekadar keberadaan di tempat yang memicu keheranan baginya.
“Tidak, saya tidak melakukan interaksi dengan mereka. Sama sekali tidak ada interaksi,” tegas Andi.
Kritik dari partai politik koalisi pun turut menyoroti kehadiran Andi dalam aksi mahasiswa di Bundaran HI. Sindiran terhadap PDIP sebelumnya datang dari sejumlah elite partai koalisi pemerintah, seperti PKB dan Golkar.
Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid menegaskan pentingnya PDIP untuk memiliki sikap tegas terkait posisinya di pemerintahan. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyebut bahwa mereka menghormati sikap politik PDIP sebagai partai penyeimbang.
PDIP Menyatakan Ketidak Terlibatan dalam Demonstrasi
DPP PDIP pun menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dan tidak mengorganisir pihak manapun dalam aksi unjuk rasa di berbagai daerah, termasuk di Bundaran HI oleh mahasiswa dan BEM UI.
Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, mengungkapkan bahwa sikap partainya sudah menjadi instruksi dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Sementara itu, Ketua DPP PDIP saat ini, Puan Maharani, membantah kritikan terhadap sikap politik PDIP terkait gelombang demo mahasiswa.




