Mantan Ketua BEM UGM Bedah Program MBG di Makassar
Pada hari Senin, Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, memberikan pandangannya terkait program Menuju Bangsa Yang Madani Berkeadilan (MBG) di Makassar.
Program MBG dan Kritik Tiyo Ardianto
Menurut Tiyo, program MBG di Makassar memiliki tujuan yang lebih dalam yang tidak diucapkan secara langsung kepada masyarakat. Ia menyoroti bahwa ada agenda tersembunyi yang sebaiknya diungkap untuk transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik.
Tiyo Ardianto menyampaikan kritiknya secara tajam dan lugas tanpa tedeng aling-aling. Ia mempertanyakan transparansi program dan mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi yang disampaikan terkait program tersebut.
Panggilan Tiyo kepada Masyarakat Makassar
Dalam bedah program MBG di Makassar, Tiyo Ardianto juga mengajak masyarakat untuk lebih kritis dan proaktif dalam menyikapi program-program pemerintah. Ia menegaskan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan dan pemberian masukan terhadap kebijakan yang ada.
Selain itu, Tiyo juga menekankan pentingnya keterbukaan informasi dan komunikasi yang jelas antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan meminimalisir kesenjangan informasi yang dapat memicu ketidakpuasan masyarakat.




