Multimeter digital merupakan alat yang sangat berguna untuk mengecek perabotan rumah tangga, namun banyak orang awam merasa bingung cara menggunakannya. Untuk menghemat biaya perbaikan alat elektronik, pemahaman dasar kelistrikan sangat penting. Setiap komponen multimeter memiliki fungsi dasar yang harus diketahui. Alat ini dilengkapi dengan kabel pengukur berwarna merah dan hitam, dimana kabel hitam harus ditancapkan pada lubang terminal COM. Kabel merah harus diposisikan sesuai dengan jenis pengukuran arus untuk mencegah kerusakan komponen internal.
Layar digital akan menampilkan hasil pengukuran dengan akurat dan kenop putar digunakan untuk memilih mode pengukuran kelistrikan. Pemilihan mode sebelum menyentuhkan probe sangat penting agar alat tidak terbakar. Mode voltase arus searah ditandai dengan garis lurus dan digunakan untuk mengukur tegangan baterai atau aki motor. Untuk mengukur tegangan baterai jam dinding, kenop harus diputar ke mode DCV dan probe merah ditempelkan pada kutub positif.
Selain itu, mode ACV digunakan untuk mengecek tegangan stopkontak dinding dengan putaran kenop menuju angka tertentu terlebih dahulu. Mode kontinuitas suara dapat digunakan untuk mengecek kabel yang putus di dalam peralatan elektronik. Dengan mengetahui cara menggunakan multimeter dengan baik, Anda dapat memperbaiki peralatan rumah tangga sendiri dan menghemat biaya perbaikan.




