Ratusan rumah di Perumahan Periuk Damai, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, masih mengalami banjir dengan ketinggian hingga tiga meter pada Senin (9/3). Banjir ini disebabkan oleh meluapnya air dari Danau Situ Bulakan dan jebolnya tanggul di aliran Kali Sabi. Sebanyak 286 kepala keluarga di lima RT di RW 08 Perumahan Periuk Damai masih terdampak banjir pada hari kedua, dengan warga yang harus mengungsi di Masjid Al Jihad karena air masih tinggi di permukiman.
Banjir yang terjadi akibat meluapnya debit air dari Danau Situ Bulakan serta jebolnya tanggul di Kali Sabi yang tidak mampu menampung debit air setelah hujan deras sejak Sabtu (7/3) malam. BPBD Kota Tangerang mencatat bahwa warga telah mengungsi selama satu hari satu malam karena ketinggian air di wilayah tersebut masih cukup tinggi.
Kepala Bidang BPBD Kota Tangerang, Andia, menyampaikan bahwa sebagian wilayah timur Kota Tangerang mulai surut, namun fokus penanganan kini diarahkan ke wilayah barat, terutama Kecamatan Periuk. Evakuasi terus dilakukan untuk keselamatan warga dan memudahkan penyaluran bantuan serta layanan kesehatan. Meskipun demikian, sebagian warga masih memilih bertahan di lantai dua rumah mereka menunggu surutnya banjir.




