Polisi di Tangerang Selatan, Banten, akan memfasilitasi kegiatan balap lari jalanan yang populer di kalangan anak muda selama bulan Ramadan. Langkah ini diambil untuk mengurangi potensi aksi negatif seperti tawuran dan balapan liar yang sering terjadi pada malam hari. Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo, merencanakan kegiatan tersebut akan diselenggarakan pada malam akhir pekan agar terpusat dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan nilai sportivitas, kekuatan fisik, dan kebersamaan di kalangan anak muda.
Polres Tangsel bahkan berencana melibatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) untuk melihat potensi atlet dari kegiatan balap lari tersebut. Lokasi kegiatan akan dipusatkan di satu area agar tidak mengganggu lalu lintas dan keamanan masyarakat. Langkah ini diambil untuk mendorong anak muda agar terlibat dalam kegiatan positif dan mengalihkan energi mereka dari aksi negatif seperti perang sarung. Serupa dengan beberapa daerah lain, Tangsel bergabung dalam upaya memfasilitasi kegiatan balap lari jalanan sebagai alternatif positif bagi anak muda selama bulan Ramadan.




