Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra terus menambah fasilitas sumur bor dan fasilitas sanitasi mandi, cuci kakus (MCK) di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian, menyatakan bahwa pembangunan sumur bor dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) darurat akan terus dipercepat guna mencegah krisis kesehatan dan mempercepat pemulihan penyintas bencana Sumatra.
Tito menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor yang melibatkan PLN, Danantara, hingga Kementerian ESDM dalam pembangunan sumur bor dan sanitasi MCK di berbagai lokasi titik bencana Sumatra. Hal ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Perkembangan Percepatan Rehabilitasi dan Rekontruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat di Kantor Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, pada Jumat (27/2).
Satgas PRR mencatat bahwa hingga 26 Februari, sejumlah MCK di Aceh, Sumut, dan Sumbar sudah selesai dibangun. Di Aceh, dari 72 target MCK, 54 sudah selesai. Di Sumut dan Sumbar juga tercatat progress signifikan dalam pembangunan MCK dan sumur bor. Secara total, sudah ada 208 MCK yang dibangun di daerah bencana Sumatera, mencapai 80% dari target yang ditetapkan. Sementara, pembangunan sumur bor mencapai 56% dari target yang ditetapkan di daerah bencana Sumatera.
Rapat koordinasi yang dihadiri oleh sejumlah menteri dan pejabat terkait juga mengikuti perkembangan proyek ini. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, memimpin rapat tersebut yang juga diikuti oleh Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Menteri PPN/Bappenas, dan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Selain itu, beberapa pejabat mengikuti rapat secara virtual untuk memantau kemajuan proyek tersebut.




