Pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang perlindungan produk dalam negeri kembali memicu perbincangan di media sosial. Rencana impor 105 ribu mobil pikap dari India untuk operasional Koperasi Desa Merah Putih menjadi sorotan publik. Dalam video yang beredar, Prabowo menegaskan visi untuk anak bangsa menggunakan produk dalam negeri, seperti mobil, motor, jam, sabun, parfum, dan sepatu. Namun, Adian Napitupulu dari PDIP mengkritik bahwa kebijakan impor Completely Built Up (CBU) dapat melemahkan industri otomotif dalam negeri dengan dampak pada rantai pasok komponen lokal. Agend hilirisasi dan industrialisasi juga bisa terganggu jika pasar dikuasai oleh impor. Realitas saat ini nyatanya tidak sesuai dengan janji-janji tersebut, dengan impor produk-produk tersebut yang terus terjadi.




