Kubu SISKS Pakubuwana XIV Purbaya melaporkan sejumlah abdi dalem dari kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta atas dugaan pengeroyokan. Insiden ini terjadi menjelang prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) Menteri Kebudayaan nomor 8 tahun 2026 oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon kepada KG-PA Tedjowulan. Juru Bicara PB XIV Purbaya, KPA Singonagoro, mengatakan bahwa seorang abdi dalem dari kubu SISKS Pakubuwana XIV Purbaya berinisial RP merupakan korban pengeroyokan sebelum acara dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dimulai.
Yang melakukan pengeroyokan diduga sejumlah orang dari Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, yang merupakan pendukung SISKS Pakubuwana XIV Mangkubumi. Kejadian terjadi di Bangsal Pulisen yang hanya berjarak belasan meter dari lokasi acara penyerahan SK. Tim keamanan dari kubu PB XIV Purbaya mengadang upaya pembukaan Kori Gajahan oleh abdi dalem dari LDA, yang kemudian menyebabkan adu mulut dan kontak fisik. Setelah tensi antara kedua kubu mereda, kubu LDA kembali ke lokasi acara sementara petugas keamanan dari kubu PB XIV Purbaya tetap bertahan di sekitar Keputren.
PB XIV Purbaya menyayangkan kejadian tersebut, terutama karena salah satu pelaku adalah pengageng di Keraton Kasunan Surakarta. Kejadian ini telah dilaporkan ke Polresta Surakarta. Korban pengeroyokan, RP, warga Baluwarti, mengalami serangan oleh lebih dari 10 orang, salah satunya dengan gelar BRM dan inisial S. Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum korban, Ardi Sasongko.



