Setelah Microsoft merilis pembaruan sistem operasi terbaru, masalah update Windows 11 kembali muncul. Pengguna dihadapkan pada pilihan sulit antara memasang pembaruan keamanan atau menundanya untuk menghindari kemungkinan bug yang dapat merusak performa dan fungsionalitas sistem. Baru-baru ini, Microsoft meluncurkan pembaruan Windows 11 terbaru, KB5074109, yang diiklankan sebagai solusi untuk 114 kerentanan keamanan dan peningkatan daya tahan baterai bagi PC. Namun, berbagai laporan menyoroti adanya masalah serius yang diakibatkan oleh pembaruan tersebut.
Pengguna, khususnya yang mengandalkan kartu grafis Nvidia GeForce, mengeluh tentang penurunan performa gaming setelah menginstal pembaruan KB5074109. Beberapa laporan awal menunjukkan penurunan FPS sekitar 15 hingga 20 FPS, mengakibatkan pengalaman bermain game menjadi terganggu. Meskipun keluhan saat ini terfokus pada pengguna Nvidia, para ahli menduga pengguna GPU lain juga bisa terdampak. Hal ini mengingatkan pada insiden serupa saat pembaruan Windows 11 sebelumnya merusak performa gaming.
Masalah pembaruan ini juga berdampak pada produktivitas profesional, terutama karena kegagalan sistem untuk terhubung ke layanan Azure Virtual Desktop. Kode error 0x8008005 sering muncul menyebabkan para profesional yang bergantung pada layanan tersebut mengalami gangguan dalam pekerjaan sehari-hari. Para pengguna yang terkena masalah hanya mengetahui satu solusi sementara, yakni menghapus pembaruan KB5074109 dari sistem.
Selain masalah performa dan konektivitas, pembaruan KB5074109 juga memperkenalkan bug baru. Sistem operasi Windows tidak mampu memformat USB flash drive dengan sistem file FAT32 setelah pembaruan tersebut diinstal. Meskipun masalah ini terkesan sepele, dampaknya terasa sangat signifikan. Bug-bug yang muncul menunjukkan bahwa pembaruan ini tidak hanya mengganggu tugas berperforma tinggi seperti bermain game atau Virtual Desktop, namun juga mempengaruhi fungsionalitas dasar dan fundamental dari sistem operasi. Dari sini, dapat disimpulkan bahwa masalah update Windows 11 ini telah menjadi sorotan banyak pihak.



