spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomePolitikPolda Sumut Gunakan Anjing Pelacak dalam Pencarian Korban Banjir dan Longsor

Polda Sumut Gunakan Anjing Pelacak dalam Pencarian Korban Banjir dan Longsor

Polda Sumatera Utara (Sumut) telah melakukan penempatan unit K9, anjing pelacak terlatih, untuk memperkuat operasi pencarian korban banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera Utara, terutama di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, mengungkapkan bahwa tim K9 ini didatangkan dari Mabes Polri untuk membantu proses pencarian korban yang masih belum ditemukan akibat bencana alam tersebut. Anjing pelacak ini memiliki kemampuan deteksi tinggi yang diharapkan dapat menjangkau area yang sulit diakses oleh manusia, seperti area yang tertutup lumpur tebal atau reruntuhan material.

Irjen Pol Whisnu memastikan bahwa seluruh handler dan K9 berada dalam kondisi siap operasional dan dilengkapi dengan peralatan yang memadai. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses penemuan korban, karena setiap nyawa sangat berharga dan upaya penyelamatan harus dilakukan secara maksimal. Selain penempatan tim K9, bantuan untuk korban bencana alam juga telah dipersiapkan dengan menyuplai berbagai kebutuhan korban bencana di wilayah Tapteng dan Sibolga. Bantuan tersebut antara lain berupa bahan makanan, selimut, perlengkapan bayi, air mineral, tenda darurat, serta obat-obatan.

Gudang logistik bantuan di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, menjadi pusat distribusi terbesar untuk bantuan tersebut. Proses penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan mengutamakan warga yang paling membutuhkan, terutama keluarga yang kehilangan rumah dan harta benda. Koordinasi antara TNI-Polri, Pemda, BNPB, dan relawan juga dipastikan berjalan terpadu untuk memastikan tidak ada titik pengungsian yang terabaikan. Proses distribusi bantuan dilakukan menggunakan jalur udara dan darat yang kini sudah mulai terbuka, sehingga bantuan dapat diberikan kepada korban dengan segera.368

Source link

Source link