Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memberikan penjelasan mengenai hasil tes kemampuan akademik (TKA) terutama pada mata pelajaran matematika bagi siswa SMA sederajat yang baru-baru ini mengecewakan. Mu’ti mengakui bahwa terdapat berbagai faktor yang menjadi penyebab hasil tersebut. Pihaknya masih melakukan kajian menyeluruh untuk melihat secara keseluruhan faktor-faktor yang memengaruhi hasil tersebut.
TKA merupakan asesmen nasional yang bertujuan untuk mengukur capaian akademik siswa sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Meskipun tidak wajib, tes tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke tahap selanjutnya. Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik yang mulai berlaku sejak 2025 telah menetapkan pentingnya TKA dalam mengukur prestasi akademik siswa.
Dalam forum di Jakarta, Mu’ti mengungkapkan bahwa hasil TKA siswa, khususnya dalam mata pelajaran matematika, mengecewakan. Namun, ia menekankan bahwa dugaan ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Mu’ti juga tidak merinci nilai rata-rata hasil TKA dan berencana untuk menyampaikan informasi tersebut secara resmi di taklimat. Meskipun demikian, detail nilai tidak akan dipublikasikan secara menyeluruh.
Dalam upaya untuk memperbaiki hasil TKA dan meningkatkan prestasi akademik siswa, perbaikan dalam metode pengajaran guru dan komitmen siswa dalam proses pembelajaran menjadi hal yang sangat penting. Melalui evaluasi menyeluruh dan peningkatan sistem pendidikan yang berkelanjutan, diharapkan hasil TKA siswa kedepannya dapat lebih memuaskan.




