spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomeOtomotifBobibos: Bahan Bakar Jerami Inovatif

Bobibos: Bahan Bakar Jerami Inovatif

Indonesia kembali menunjukkan kemampuan inovatifnya di bidang energi terbarukan melalui terobosan baru bernama Bobibos, yang diperkenalkan sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Bobibos merupakan inovasi dari PT Inti Sinergi Formula yang diperkenalkan pada Minggu di Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bahan bakar ini dikembangkan dari limbah pertanian, khususnya jerami, yang selama ini sering dibakar pasca panen.

Bobibos singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos. Produk ini termasuk dalam kategori Bahan Bakar Nabati (BBN) dan dikembangkan oleh M. Ikhlas Thamrin bersama tim risetnya. Bobibos melalui proses bioenergi serta suntikan serum khusus. Jerami diubah menjadi bahan bakar performa tinggi, yang setara dengan Research Octane Number (RON) 98 dan ramah lingkungan. Dengan klaim mampu menekan emisi gas buang hingga mendekati nol, Bobibos menjadi lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil.

Bobibos lahir dari upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi. Ikhlas Thamrin melakukan riset mandiri selama lebih dari 10 tahun untuk menemukan alternatif energi yang bersumber dari bahan baku lokal. Jerami dipilih karena ketersediaannya yang melimpah di Indonesia dan efisiensi produksinya yang tinggi. Dengan bahan baku lokal tersebut, biaya produksi dapat ditekan sehingga harga jual Bobibos ditargetkan lebih kompetitif dibandingkan bahan bakar konvensional.

Bobibos diproduksi dalam dua varian, bensin dan solar, dan dapat digunakan pada berbagai kendaraan seperti sepeda motor, mobil, traktor, kapal nelayan, dan mesin industri rakyat. Memiliki beberapa keunggulan seperti nilai oktan tinggi RON 98,1, efisiensi jarak tempuh yang lebih jauh, rendah emisi gas buang, performa stabil, harga ekonomis, bahan baku lokal, dan produksi terdesentralisasi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan uji coba langsung Bobibos menggunakan mesin traktor diesel di Lembur Pakuan. Hasilnya menunjukkan performa mesin yang optimal, tarikan lebih ringan, dan asap buangan yang lebih bersih. Kehadiran Bobibos mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pelaku industri dan pemerintah daerah. Kolaborasi antara PT Primajasa dan Bobibos diharapkan dapat memperluas penggunaan bahan bakar ini secara nasional, serta mendorong transformasi menuju energi hijau yang berdaya saing tinggi.

Proses produksi Bobibos tidak hanya menghasilkan bahan bakar, tetapi juga memberikan dampak ekonomi tambahan. Setiap hektare sawah dapat menghasilkan hingga 3.000 liter bahan bakar, serta produk turunan seperti pakan ternak dan pupuk organik. Bobibos dinilai berpotensi menciptakan siklus ekonomi berkelanjutan di sektor pertanian, di mana petani tidak hanya memproduksi bahan pangan, tetapi juga memberikan kontribusi pada pasokan energi, pakan, dan pupuk nasional.

Source link