spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomeTeknologiInovasi Kalkulator Deteksi Stunting dan Pertanian Cerdas di Unigal Banjar

Inovasi Kalkulator Deteksi Stunting dan Pertanian Cerdas di Unigal Banjar

Dosen dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Galuh Ciamis di Kota Banjar, Jawa Barat, berkolaborasi dalam menerapkan inovasi teknologi dalam bidang kesehatan untuk deteksi dini stunting. Salah satu inovasi yang diadopsi adalah Kalkulator Deteksi Stunting yang dikenal sebagai Kalkulating. Program ini merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat Berdampak yang didanai oleh Direktorat Jenderal Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemendikti Saintek.

Dalam proyek tersebut, kelompok kader dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kahuripan Desa Jajawar, Kecamatan Banjar, ikut serta dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat. Penerapan teknologi inovatif seperti Kalkulator Deteksi Stunting ini merupakan langkah yang diambil untuk mendukung upaya deteksi dini stunting secara lebih efektif.

Kalkulator Deteksi Stunting merupakan sistem terpadu yang memberikan fitur deteksi stunting berbasis antropometri. Selain itu, sistem ini juga terintegrasi dengan deteksi risiko stunting pada remaja, deteksi perkembangan berbasis SDIDTK, edukasi dunia anak, dan aturan dasar pemberian makan kepada anak. Salah satu kelebihan dari Kalkulating adalah kemampuannya untuk diakses melalui berbagai perangkat seperti PC, laptop, dan smartphone.

Selain deteksi dini stunting, proyek ini juga mengenalkan model pemanfaatan pekarangan gizi keluarga berbasis agribisnis. Melalui model ini, tanaman pangan lokal dan perikanan digunakan sebagai sumber protein hewani untuk menciptakan ekosistem pangan rumah tangga yang berkelanjutan dan mandiri. Pendekatan edukatif, partisipatif, dan produktif diterapkan dalam kegiatan ini dengan memperhatikan potensi masyarakat setempat serta kearifan lokal yang tertanam dalam budaya Desa Jajawar.

Diharapkan, melalui program ini, pencegahan stunting dapat dilakukan lebih efektif dengan memenuhi kebutuhan gizi dan pangan masyarakat. Melalui pendekatan pertanian cerdas skala rumah tangga dan pelatihan yang diberikan, diharapkan masyarakat terbantu dalam meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga. Inovasi ini menjadi langkah konkret dalam upaya mengurangi kasus stunting dan memperbaiki status gizi masyarakat secara menyeluruh.

Source link