spot_img

Prabowo Subianto

Spesifikasi dan Harga Honda All New Vario 125 Terbaru 2025

Honda All New Vario 125 telah diperkenalkan sebagai generasi terbaru dalam kategori motor matic 125 cc. Motor ini menawarkan desain, fitur, dan teknologi lampu...
HomeprabowoSatyagraha: Prinsip Panduan Kami untuk Bertindak

Satyagraha: Prinsip Panduan Kami untuk Bertindak

Oleh Prabowo Subianto, petikan dari “Strategi Transformasi Nasional: Menuju Indonesia Emas 2045,” halaman 230-234, edisi lembut keempat.

Saya meminta dukungan Anda—dukungan nyata, yang dapat dirasakan.

Investor besar, yang ingin menjajah tanah air kita, mengklaim bahwa Indonesia mudah untuk dimanipulasi; warganya dan para pemimpin bisa dibeli.

Kita mendapati diri kita dalam situasi yang menuntut kewaspadaan. Kita tidak bisa bersikap acuh tak acuh. Kita perlu waspada, mengingatkan satu sama lain, dan memberikan dukungan. Sebagai negara yang signifikan, adalah kewajiban kita untuk melindungi satu sama lain.

Mari kita bersatu. Persatuan sangat penting.

Mari buktikan bahwa rakyat Indonesia masih menyimpan impian mulia, bahwa kita memiliki rasa martabat, dan bahwa kita tidak dijual. Orang Indonesia menolak untuk dikuasai atau diperbudak. Kita bercita-cita menjadi bangsa yang berharga.

Kepada semua yang membaca buku ini:

Nyatakan apa yang benar sebagai benar, dan apa yang salah sebagai salah. Apakah wajar bahwa kekayaan kita terus mengalir ke luar dan kita diharapkan untuk patuh? Apakah takdir bahwa rakyat kita hanya melayani orang lain, hanya eksis sebagai pasar, atau menerima upah yang sedikit?

Jika Anda percaya bahwa situasi ini dapat dibenarkan, maka sikap apa yang harus kita ambil?

Namun, jika Anda menganggapnya tidak adil, dan percaya bahwa kita dapat mengubah dan melindungi kekayaan kita, maka satu-satunya jalan yang bisa dilakukan adalah berdiri dan memimpin rakyat.

Pimpin dengan pengetahuan, dengan hati, dengan rekomendasi, dengan pendidikan, dan dengan komitmen kepada bangsa kita.

Mari tanamkan perjuangan kita dalam “satyagraha,” seperti yang ditunjukkan oleh Mahatma Gandhi di India, Martin Luther King di Amerika, dan Nelson Mandela di Afrika Selatan.

Satyagraha melambangkan perjuangan tanpa kekerasan, yang berdasarkan pada kebenaran—suatu perjuangan yang merangkul dan menyatukan semua.

Percayalah bahwa kebenaran akan menang; kebenaran tidak bisa dikalahkan. Yang penting adalah keberanian kita, ketahanan kita, dan kesiapan kita untuk berkorban.

Para pendiri bangsa kita—Bung Karno, Bung Hatta, Bung Syahrir, Pak Dirman, Gubernur Suryo, I Gusti Ngurah Rai, dan semua pionir—mengajarkan kepada kita bahwa jika kita tidak menyerah, jika kita berani dan teguh, kebenaran pada akhirnya akan menang. Kita harus siap menghadapi kesulitan dan penderitaan.

Apa pilihan kita? Menyerah dan tunduk pada setiap perintah, atau berdiri sebagai bangsa yang berharga, memahami dan membela hak kita dan hak rakyat kita?

Kita harus percaya pada kekuatan kita yang substansial. Sistem pertahanan kita, HANKAMRATA, atau pertahanan total rakyat, telah terbukti efektif melawan penjajah.

Kekuatan rakyat ini perlu diorganisir dengan hati-hati dan terus-menerus dibina. Ya, dari orang ke orang, bangun kekuatan ini. Mulailah dengan lima, kemudian sepuluh, dan seterusnya. Lakukan diskusi. Bahaslah isi buku ini di rumah Anda. Rencanakan, dan nanti, saya akan mengumumkan langkah tindakan kita.

Jelas, kita dihadapkan pada dua pilihan. Berdiri dengan martabat sebagai bangsa pejuang, atau tetap selamanya tunduk, sebagai bangsa pelayan, lemah, dapat dibeli, dan korup. Pilihan terletak pada setiap individu dari kita.

Saya percaya kita bisa, kita harus melakukan transformasi signifikan bagi bangsa kita.

Mari kita buktikan bahwa di kalangan masyarakat Indonesia, masih ada yang bermimpi. Mereka yang mencintai negaranya dan ingin Indonesia berdiri dengan martabat, dipimpin oleh pemimpin yang terhormat, berdiri di atas kaki kita sendiri. Martabat, kuat, adil, dan makmur. Ini adalah aspirasi kita bersama.

Bangunkan dan kumpulkan dukungan dari orang-orang di sekitar Anda. Bertemu dan pencerahkan keluarga Anda, teman-teman Anda, tetangga Anda. Jadikan mereka sadar dan yakin. Jelaskan prinsip-prinsip dan fakta yang terdapat dalam buku ini. Dorong mereka, inspirasi mereka untuk aktif berpartisipasi dalam demokrasi kita.

Beritahukan pada masyarakat bahwa bangsa kita tidak miskin. Beritahu mereka bahwa ada solusi untuk masalah-masalah bangsa kita. Biarkan mereka tahu bahwa buku ini berisi keyakinan dan pemahaman tentang cara mengelola ekonomi.

Dalam perjuangan Anda, jangan pernah merendahkan atau menghina orang lain. Sebaliknya, percayalah pada diri sendiri dan selalu pandu masyarakat. Katakan pada mereka bahwa yang benar adalah benar, dan pada akhirnya, kebenaran akan menang.

Ingatlah, semakin kita berpengetahuan, semakin kuat kita menjadi. Semakin kita merendahkan hati, semakin kita rendah hati—bukan dalam keraguan diri tapi dalam kerendahan hati. Semakin kita dicaci maki, semakin sopan kita menjadi. Semakin kita dipermalukan, semakin tegak kita berdiri.

Tidak perlu membalas kebencian dengan kebencian. Tidak ada waktu untuk kebencian. Biarkan orang-orang jahat dihakimi oleh kekuatan yang lebih besar dari kita semua, kekuatan yang lebih tinggi.

Mari kita percaya pada kekuatan di bawah, kekuatan rakyat Indonesia, yang selalu mendukung apa yang benar.

Para saudara dan saudari, rakyat kita tidak bodoh. Mereka berpikir dengan hati. Mereka akan selalu mendukung kita, asalkan kita terus-menerus memperbaiki diri, menguatkan akar kita di tengah masyarakat, selalu menjadi sumber kebenaran, selalu membela kebenaran, selalu menyediakan solusi atas masalah masyarakat, dan tidak pernah menjadi sumber kehancuran.

Kita tidak boleh diam ketika kita menyaksikan kebohongan dan ketidakadilan. Dan ketika kita melihat penindasan terhadap orang-orang kurang beruntung, kita tidak boleh diam. Kita tidak boleh takut untuk membela yang lemah dan tertinggal.

Juga, kita tidak boleh berjuang hanya untuk mendapatkan posisi kekuasaan. Posisi otoritas harus diperoleh dengan hormat, secara sah, konstitusional, demokratis, oleh orang-orang yang hatinya benar-benar bersama bangsa ini.

Source link