Prabowo Subianto

Visi Indonesia untuk Tahun 2045: Kondisi untuk Kemajuan dan Kemakmuran

Oleh: Prabowo Subianto Rekan-rekan Indonesiaku, jika Anda hanya bisa mengambil satu hal dari buku ini, maka haruslah ini: Sebagai bangsa, kita harus segera mencapai pertumbuhan...
HomeBeritaPerintah Xi Jinping untuk Melakukan Evakuasi dan Penyelamatan Korban Gempa secara Komprehensif

Perintah Xi Jinping untuk Melakukan Evakuasi dan Penyelamatan Korban Gempa secara Komprehensif

Tim penyelamat sedang melakukan evakuasi akibat gempa bumi di Desa Caotan, Kabupaten Otonomi Minhe Hui dan Tu di Kota Haidong, Provinsi Qinghai, Tiongkok barat laut, pada hari Selasa (19/12/2023).

BEIJING — Presiden Cina Xi Jinping memerintahkan otoritas berwenang di negaranya untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan para korban gempa di Provinsi Gansu serta Qinghai secara menyeluruh. Gempa berkekuatan 6,2 skala Richter tersebut telah menewaskan sedikitnya 111 jiwa.

“Xi, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Cina dan ketua Komisi Militer Pusat, meminta pemerintah setempat untuk menyelamatkan serta merawat orang-orang yang terluka pada waktu yang tepat untuk meminimalkan korban jiwa, dan memantau dengan cermat situasi gempa bumi dan perubahan cuaca untuk mencegah bencana susulan,” tulis kantor berita Cina, Xinhua, dalam laporannya, Selasa (19/12/2023).

Xi juga memerintahkan alokasi pasokan bantuan ke daerah-daerah yang terkena dampak sesegera mungkin. Selain itu, Xi mendesak agar infrastruktur yang rusak seperti listrik, komunikasi, transportasi, dan pemanas, segera diperbaiki.

Sementara itu, China Central Television (CCTV) melaporkan bahwa upaya penyelamatan dan evakuasi para korban terkendala suhu dingin. CCTV menyebut, suhu berada di bawah titik beku di daerah dataran tinggi. Regu penyelamat yang dikerahkan harus turut mewaspadai bencana susulan. CCTV mengatakan lebih dari 1.400 petugas pemadam kebakaran dan personel penyelamat telah dikirim ke zona bencana. Sementara 1.600 lainnya masih siaga.

Beberapa pejabat di Provinsi Gansu mengungkapkan hampir 5.000 ribu rumah rusak akibat gempa. Rekaman video yang ditayangkan CCTV dari salah satu tempat yang paling parah terkena dampak menunjukkan penduduk menghangatkan diri di dekat api. Sementara layanan darurat mendirikan tenda.

CCTV melaporkan, perbekalan termasuk…

Sumber: Republika